Saturday, February 2, 2008

SaLuTe to CouRage and LoYalTy


Awal minggu kemaren, Bangsa Indonesia kehilangan salah satu sosok yang cukup berpengaruh, he is Jendral Besar Soeharto. Inilah klimaks dari 24 hari perjuangan tim dokter dan juga keluarga untuk berusaha menyelamatkan beliau, hanya saja Allah berkehendak laen dan sudah saatnya beliau dipanggil 'pulang'.
Judul posting ini adalah salut buat keberanian dan loyalitas saya kepada anak bangsa dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Why I salute him?

Ketika Bapak Soeharto memimpin, saya lebih suka menggunakan kata ini ketimbang 'berkuasa' karena pada kenyataannya memang begitu. Tak apalah kita flash back, sampai saya kuliah, saya merasa beruntung bisa sekolah dengan biaya yang murah dan selama periode Bapak Soeharto berkuasa kayaknya kita punya 'Taring'. Paling tidak bangsa-bangsa asing mengormati dan menghargai bangsa kita. Yah, kalo nggak salah ingat kita nggak perlu kebakaran jenggot gara-gara ada yang ngaku batik, reog dan apalah original punya mereka...you guys know kan what country I am talking about?
Saya sih, selalu ingat kata salah mbah putri saya yang selalu bilang begini siapa pun yang memimpin bangsa ini nggak bakal terlalu ngefek buat kehidupan sehari-hari kita soalnya yang berjuang dan mempertahankan kelangsungan hidup ini adalah kita sendiri tentu saja dengan ridha Allah, tapi intinya jangan terlalu menggantungkan nasibmu pada bangsamu atau pemimpinmu
Kalo ada wacana untuk memaafkan Bapak Soeharto, sebagai pribadi mungin juga ada banyak yang merasa hal yang sama...bahwa bagi saya tidak ada tuntutan harus minta maaf dan memaafkan karena saya tidaklah selevel dengan beliau. Dalam arti, saya belom pernah melakukan apa-apa untuk bangsa ini...dan Bapak Soeharto did many things, and he is more than enough to get my solution...
Based on what his eldest daughter confession, sempat sebelum beliau ditidurkan ada doa yang terucap...Semoga Indonesia Selalu Jaya dan Makmur....so guys there is no reason to judge him too much coz when he was dying in his mind always Indonesia...
I am not Bapak Soeharto fan, but I always respect to anyone who did something for
this country....MERDEKA, MERDEKA, MERDEKA!.....

picture source: Istock